Minggu, 31 Januari 2016

Proposal Bisnis


Proposal Bisnis





Nama Perusahaan           : ARDZ69
Alamat                              : JL. xxxxxxxxxx no.xx , kec.xxxxxxx , kota xxxxxxx
Telepon                             : 69xxxxxxx


PRODUK

Seiring dengan kurangnya keamanan pada alat-alat elektronik, banyak masyarakat terluka karena sengatan listrik. Baik itu tegangan rendah maupun tegangan rendah. Contoh sederhana, steker (colokan kabel arus listrik atau electrical plug) yang sering digunakan untuk menjalankan mesin atau barang elektronik yang berada di rumah, masih sering memercikan listrik. Sehingga menyebabkan orang yang memegang steker, walaupun tidak secara langsung, tersengat arus listrik. Sel Steker (Save and Slim Steker) merupakan tipe baru dari bentuk steker. Selain aman dalam penggunaannya, juga bentuknya sangat modern dan futuristik, serta menghemat ruang dalam rumah steker. Berbeda dengan steker yang ada selama ini, yang membutuhkan ruang cukup untuk menyimpan terminal dan rumah steker. Sedangkan pada Sel Steker, anak-anak pun bisa memasang tanpa ada rasa takut tersengat.

Tujuan
Adapun tujuan dari produk ini adalah :
  • a.      Memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat penggunaalat-alat elektronik.
  • b.       Menjaga dan Melindungi lingkungan. Dengan cara menghemat tenagalistrik.

Misi dan Visi
Visi :
  • a.       Memberi keamanan dari bahaya kesetrum

Misi :  
  • a.       Menjaga kualitas
  • b.      Memberikan harga produk yang terjangkau oleh masyarakat
  • c.       Menghindari bahaya kesetrum
  • d.      Dapat berkembang dan berinovasi


Sasaran
  • a.       Pembeli Individu (Yang membutuhkan kenyamanan dan keamanan lebih pada alat-alat elekronik).
  • b.      Distributor / Toko elektronik


Sekilas Perusahaan
ARDZ69 adalah perusahaan peralatan keamanan elektronik (electrical safety).

Kepemilikan Perusahaan
ARDZ69 adalah perusahaan yang dimiliki oleh Angga Ardhya.

Lokasi dan Fasilitas Perusahaan
ARDZ69 berlokasi di Jl. xxxxxxxx No.xx.

ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

Trend Perkembangan Pasar Permintaan pasar untuk produk ini belum teridentifikasi, berapa kebutuhan pasar pada saat ini. Namun, kami tidak putus asa. Sector pemasaran masihluas. Saat ini, banyak masyarakat yang sedang atau akan membangun rumah baru mereka. Kami mempromosikan Sel Steker pada beberapa media, sepertiIklan Televisi, Iklan Radio, Iklan Baris Online, Media Cetak.

Strategi Pemasaran
·         Pengembangan Produk
Perubahan disain sesuai mode yang berlaku/trend, peningkatankualitas bahan dan cetakan.
·         Pengembangan Wilayah
Pemasaran akan direncanakan untuk menjajaki ekspor ke seluruh Asia Tenggaradan perluasan wilayah pemasaran dengan menjalin kerjasama dengan pegusaha / distributor/ toko elektronik di seluruh Indonesia.

Kegiatan Promosi
·         Promosi Penjualan
  • a.       Produk Sampel
  • b.      Intensifikasi pameran dagang / bazaar / pasar malam.
  • c.       Jaminan Produk 

·         Iklan
  • a.       Brosur/Daftar Harga
  • b.      Media Iklan Televisi, Iklan Radio, Iklan Baris Online, MediaCetak.
  • c.       Masuk di Direktori Bisnis tahunan / Yellow Pages
  • d.      Selebaran

·         Personal Selling
  • a.       Lobbying
  • b.      Presentasi Produk 

Strategi Penetapan Harga
Harga disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat lapisanmenengah ke bawah. Dengan tingkat inflasi 10%

RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

STRATEGI PEMASAN
  • ·         Membuat sampel desain produk untuk di presentasikan ke para distributor/individu
  • ·         Pembuatan iklan di media cetak, brosur untuk di bagikan kepada orang tua jaringan WKRI
  • ·         Memberikan diskon khusus dan voucher setiap pembelian diatas 20 potong pakaian
  • ·         Memberikan sponsor kegiatan di sekolah TK dan SD
  • ·         Pengembangan wilayah distribusi pemasaran ke daerah samosir dan dairi
  • ·         Kerjasama dengan eksportir untuk pengiriman barang ke luar negeri

STRATEGI PRODUKSI
  • ·         Perbaikan desain sesuai dengan mode yang trendy
  • ·         Pembelian mesin garment untuk peningkatan kapasitas produksi
  • ·         Peningkatan produktivitas tenaga kerja

STRATEGI ORGANISASI DAN SDM
  • ·         Perubahan struktur manajemen dan organisasi
  • ·         Penarikan tenaga kerja
  • ·         Pelatihan tenaga kerja yang sudah ada

STRATEGI KEUANGAN
  • ·         Penambahan investasi modal untuk pengembangan usaha
  • ·         Mencari investor / joint ventura untuk pengembangan dan perluasan usaha
  • ·         Pengendalian sistem keuangan


ORGANISASI
Perusahaan kami terdiri dari lima divisi:

1.      Divisi Produksi
  • ·         Kepala Produksi (Bertanggung jawab dalam menghasilkan produk yang berkualitas)
  • ·         Product designer
  • ·         Programmer

2. Divisi Keuangan dan Manajemen
  • ·         Kepala keuangan dan manajemen (Bertanggung jawab dalam menyediaan dana produksi dan operasional)
  • ·         Akuntan
  • ·         Administrasi

 3. Divisi Operasional dan Pemeliharan
  • ·         Kepala operasional dan pemeliharaan (Bertanggung jawab dalam penyediaan dan memelihara perlengkapan kerja)
  • ·         Teknisi

OB
 4. Divisi Pemasaran
  • ·         Kepala pemasaran (Bertanggung jawab dalam penjualan produk dan promosi)
  • ·         Humas
  • ·         Sales

5. Divisi RnD
  • ·         Kepala RnD (Bertanggung jawab dalam Riset dan Development)
  • ·         Riset
  • ·         Development
Estimasi Biaya

  • ·         Polyethylene = Rp.xxx,-
  • ·         SNI 04-3234-1992 = Rp.xxx,-
  • ·         Total Pembuatan = Rp xxx,-

Biaya Operasional
  • ·         Sewa Gudang 1 lantai selama lima tahun
  • ·         Listrik selama setahun
  • ·         Telepon dan internet selama setahun
  • ·         Perlengkapan kantor setahun
  • ·         Perlengkapan produksi setahun

Total biaya operasional = Rp xxx,-
Total biaya keseluruhan = biaya produksi + biaya operasional
Rp xxx,- + Rp xxx,- = Rp xxx,-

Keuntungan
Pendapatan – Total biaya = keutungan
Rp xxx,- - Rp xxx,- = Rp xxx,-

Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C = Pendapatan / Total Biaya
Rp xxx,- / Rp xxx,- = xxx

R/C sebesar xxx menunjukkan bahwa usaha tersebut masih layak dilakukan. Artinya dari setiap modal Rp x,- yang dikeluarkan akan menghasilkan keuntungan.

Break Event Point (BEP)
BEP Produksi = Total Biaya / Harga Jual
Rp xxx,- / Rp xxx,- = xxx/buah

BEP Harga = Total Biaya / Total Produksi
Rp xxx,- / xxx = Rp xxx,- / buah

Angkat tersebut menunjukkan bahwa investasi akan berada dalam titik impas jika dalam setahun mampu menjual produk sebanyak xxx buah/tahun dan tingkat harga jual Rp xxx,-/buah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar