Kamis, 29 September 2016

EVOLUSI ARSITEKTUR KOMPUTER DAN PERKEMBANGANNYA


Arsitektur komputer  dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya. Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll).
Di antara demikian banyak pemahaman tentang arsitektur, arsitektur dikenal juga sebagai suatu tradisi yang berkembang. Dari waktu ke waktu wajah arsitektur selalu mengalami perubahan. Hal-hal yang mempengaruhi perkembangan dan pengembangan arsitektur tidak hanya berupa keadaan eksternal, tetapi juga keadaan internal. Disini kita membahas mengenai evolusi arsitektur pada komputer. Arsitektur dari komputer sendiri merupakan suatu susunan atau rancangan dari komputer tersebut sehingga membentuk suatu kesatuan yang dinamakan komputer. Komputer sendiri berevolusi dengan cepat mulai dari generasi pertama hingga sekarang. Evolusi sendiri didasarkan pada fungsi atau kegunaanya dalam kehidupan. Evolusi pada komputer sendiri ada karena keinginan atau hal yang dibutuhkan manusia itu sendiri. Sekarang ini komputer sudah dapat melakaukan perintah yang sulit sekalipun tidak seperti dulu yang hanya bisa melakukan yang sederhana saja. Itulah yang dinamakan evolusi arsitektur yaitu perubahan bentuk juga fungsi dan kemampuannya.

KLASIFIKASI ARSITEKTUR KOMPUTER

Arsitektur Von Neumann
Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann (1903-1957). Arsitektur ini digunakan oleh hampir semua komputer saat ini. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.

Pada perkembangan komputer modern, setiap prosesor terdiri dari atas :
Arithmetic and Logic Unit  (ALU)
Arithmatic and Logic Unit atau Unit Aritmetika dan Logika berfungsi untuk melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) dan logika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU menjalankan operasi penambahan,  pengurangan, dan operasi-operasi sederhana lainnya pada input-inputnya dan memberikan hasilnya pada register output.

Register
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang  mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang  digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang  sedang diproses, sementara data dan instruksi lainnya yang menunggugiliran untukdiproses masihdisimpan yang menunggugiliran untukdiproses masihdisimpan di dalam memori utama. Setiap register dapat menyimpan satu bilangan hingga mencapai jumlah maksimum tertentu tergantung pada ukurannya.

Control Unit
Control Unit atau Unit Kontrol berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. Unit kendali akan mengatur kapan alat input  menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat output. Unit ini juga mengartikan instruksi-instruksi dari program. Unit ini juga mengartikan instruksi-instruksi dari program komputer, membawa data dari alat input ke memori utama dan mengambil data dari memori utama untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau  perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim  instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data  dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk  disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output.

Bus
Bus adalah sekelompok lintasan sinyal yang digunakan untuk menggerakkan bit-bit informasi dari satu tempat ke tempat lain, dikelompokkan menurut fungsinya Standar bus dari suatu sistem komputer adalah bus alamat (address bus), bus data (data bus) dan bus kontrol (control bus). Komputer menggunakan suatu bus atau saluran bus sebagaimana kendaraan bus yang mengangkut penumpang dari satu tempat ke tempat lain, maka bus komputer mengangkut data. Bus komputer menghubungkan CPU pada RAM dan periferal. Semua komputer menggunakan saluran busnya untuk maksud yang sama.

Arsitektur RISC
RICS singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian dari arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset istruksi dalam komunikasi diantara arsitektur yang lainnya. Reduced Instruction Set Computing (RISC) atau “Komputasi set instruksi yang disederhanakan” pertama kali digagas oleh John Cocke, peneliti dari IBM di Yorktown, New York pada tahun 1974 saat ia membuktikan bahwa sekitar 20% instruksi pada sebuah prosesor ternyata menangani sekitar 80% dari keseluruhan kerjanya. Komputer pertama yang menggunakan konsep RISC ini adalah IBM PC/XT pada era 1980-an. Istilah RISC sendiri pertama kali dipopulerkan oleh David Patterson,pengajar pada University of California di Berkely.




RISC, yang jika diterjemahkan berarti “Komputasi Kumpulan Instruksi yang Disederhanakan”, merupakan sebuah arsitektur komputer atau arsitektur komputasi modern dengan instruksi-instruksi dan jenis eksekusi yang paling sederhana. Arsitektur ini digunakan pada komputer dengan kinerja tinggi, seperti komputer vektor.
Selain digunakan dalam komputer vektor, desain ini juga diimplementasikan pada prosesor komputer lain, seperti pada beberapa mikroprosesor Intel 960, Itanium (IA64) dari Intel Corporation, Alpha AXP dari DEC, R4x00 dari MIPS Corporation, PowerPC dan Arsitektur POWER dari International Business Machine. Selain itu, RISC juga umum dipakai pada Advanced RISC Machine (ARM) dan StrongARM (termasuk di antaranya adalah Intel XScale), SPARC dan UltraSPARC dari Sun Microsystems, serta PA-RISC dari Hewlett-Packard.

Karakteristik RISC
Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operand dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksi pada mesin-mesin CISC
Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi load dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control
Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi menggunakan pengalamatan register.
Penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan disesuaikan dengan panjang word.

Karakteristik-Karakteristik Eksekusi Instruksi
Salah satu evolusi komputer yang besar adalah evolusi bahasa pemprograman. Bahasa pemprograman memungkinkan programmer dapat mengekspresikan algoritma lebih singkat, lebih memperhatikan rincian, dan mendukung penggunaan pemprograman terstruktur, tetapi ternyata muncul masalah lain yaitu semantic gap, yaitu perbedaan antara operasi-operasi yang disediakan oleh HLL dengan yang disediakan oleh arsitektur komputer, ini ditandai dengan ketidakefisienan eksekusi, program mesin yang berukuran besar,dan kompleksitas kompiler.
Untuk mengurangi kesenjangan ini para perancang menjawabnya dengan arsitektur. Fitur-fiturnya meliputi set-set instruksi yang banyak, lusinan mode pengalamatan, dan statemen –statemen HLL yang diimplementasikan pada perangkat keras.

Operasi
Beberapa penelitian telah menganalisis tingkah laku program HLL (High Level Language). Assignment Statement sangat menonjol yang menyatakan bahwa perpindahan sederhana merupakan satu hal yang penting. Hasil penelitian ini merupakan hal yang penting bagi perancang set instruksi mesin yang mengindikasikan jenis instruksi mana yang sering terjadi karena harus didukung optimal.

Operand
Penelitian Paterson telah memperhatikan [PATT82a] frekuensi dinamik terjadinya kelaskelas variabel. Hasil yang konsisten diantara program pascal dan C menunjukkan mayoritas referensi menunjuk ke variable scalar. Penelitian ini telah menguji tingkah laku dinamik program HLL yang tidak tergantung pada arsitektur tertentu. Penelitian [LUND77] menguji instruksi DEC-10 dan secara dinamik menemukan setiap instruksi rata-rata mereferensi 0,5 operand dalam memori dan rata-rata mereferensi 1,4 register. Tentu saja angka ini tergantung pada arsitektur dan kompiler namun sudah cukup menjelaskan frekuensipengaksesan operand sehingga menyatakan pentingnya sebuah arsitektur.

Procedure Calls
Dalam HLL procedure call dan return merupakan aspek penting karena merupakan operasi yang membutuhkan banyak waktu dalam program yang dikompalasi sehingga banyak berguna untuk memperhatikan cara implementasi opperasi ini secara efisien. Adapun aspeknya yang penting adalah jumlah parameter dan variabel yang berkaitan dengan prosedur dan kedalaman pensarangan (nesting).

Arsitektur CISC
Complex instruction-set computing atau Complex Instruction-Set Computer (CISC) “Kumpulan instruksi komputasi kompleks”) adalah sebuah arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC.
Sebelum proses RISC didesain untuk pertama kalinya, banyak arsitek komputer mencoba menjembatani celah semantik”, yaitu bagaimana cara untuk membuat set-set instruksi untuk mempermudah pemrograman level tinggi dengan menyediakan instruksi “level tinggi” seperti pemanggilan procedure, proses pengulangan dan mode-mode pengalamatan kompleks sehingga struktur data dan akses array dapat dikombinasikan dengan sebuah instruksi. Karakteristik CISC yg “sarat informasi” ini memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat.
Memang setelah itu banyak desain yang memberikan hasil yang lebih baik dengan biaya yang lebih rendah, dan juga mengakibatkan pemrograman level tinggi menjadi lebih sederhana, tetapi pada kenyataannya tidaklah selalu demikian. Contohnya, arsitektur kompleks yang didesain dengan kurang baik (yang menggunakan kode-kode mikro untuk mengakses fungsi-fungsi hardware), akan berada pada situasi di mana akan lebih mudah untuk meningkatkan performansi dengan tidak menggunakan instruksi yang kompleks (seperti instruksi pemanggilan procedure), tetapi dengan menggunakan urutan instruksi yang sederhana.
Istilah RISC dan CISC saat ini kurang dikenal, setelah melihat perkembangan lebih lanjut dari desain dan implementasi baik CISC dan CISC. Implementasi CISC paralel untuk pertama kalinya, seperti 486 dari Intel, AMD, Cyrix, dan IBM telah mendukung setiap instruksi yang digunakan oleh prosesor-prosesor sebelumnya, meskipun efisiensi tertingginya hanya saat digunakan pada subset x86 yang sederhana (mirip dengan set instruksi RISC, tetapi tanpa batasan penyimpanan/pengambilan data dari RISC). Prosesor-prosesor modern x86 juga telah menyandikan dan membagi lebih banyak lagi instruksi-instruksi kompleks menjadi beberapa “operasi-mikro” internal yang lebih kecil sehingga dapat instruksi-instruksi tersebut dapat dilakukan secara paralel, sehingga mencapai performansi tinggi pada subset instruksi yang lebih besar.

Karakteristik CISC
Sarat informasi memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat
Dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit) Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan.

Arsitektur Harvard
Arsitektur Havard menggunakan memori terpisah untuk program dan data dengan alamat dan bus data yang berdiri sendiri. Karena dua perbedaan aliran data dan alamat, maka tidak  diperlukan multiplexing  alamat dan bus data. Arsitektur ini tidak hanya didukung dengan bus paralel untuk alamat dan data, tetapi juga menyediakanorganisasiinternal yang  berbeda sedemikian rupa instruksi dapat diambil dan dikodekan ketika dan data, tetapi juga menyediakan organisasi internal yang  berbeda sedemikian rupa instruksi dapaLebih lanjut lagi, bus data bisa saja memiliki ukuran yang berbeda  dari bus alamat. Hal ini memungkinkan pengoptimalan bus data dan bus alamat dalam pengeksekusian instruksi yang cepat.t diambil dan dikodekan ketika berbagai data sedang diambil dan dioperasikan. Sebagai contoh, mikrokontroler Intel keluarga MCS-51 menggunakan arsitektur Havard karena ada perbedaan kapasitas memori untuk program dan data, dan bus terpisah (internal) untuk alamat dan data.  Begitu juga dengan keluarga PIC dari Microchip yang menggunakan arsitektur Havard.

Arsitektur Blue Gene
Blue Gene adalah sebuah arsitektur komputer yang dirancang untuk menciptakan beberapa superkomputer generasi berikut, yang dirancang untuk mencapai kecepatan operasi petaflop (1 peta = 10 pangkat 15), dan pada 2005 telah mencapai kecepatan lebih dari 100 teraflop (1 tera = 10 pangkat 12). Blue Gene merupakan proyek antara Departemen Energi Amerika Serikat (yang membiayai projek ini), industri (terutama IBM), dan kalangan akademi. Ada lima projek Blue Gene dalam pengembangan saat ini, di antaranya adalah Blue Gene/L, Blue Gene/C, dan Blue Gene/P.
Komputer pertama dalam seri Blue Gene. Blue Gene/L dikembangkan melalui sebuah “partnership” dengan Lawrence Livermore National Laboratory menghabiskan biaya AS$100 juta dan direncanakan dapat mencapai kecepatan ratusan TFLOPS, dengan kecepatan puncak teoritis 360 TFLOPS. Ini hampir sepuluh kali lebih cepat dari Earth Simulator, superkomputer tercepat di dunia sebelum Blue Gene. Pada Juni 2004, dua prototipe Blue Gene/L masuk dalam peringkat 500 besar superkomputer berada dalam posisi ke-4 dan ke-8.
Pada 29 September 2004 IBM mengumumkan bahwa sebuah prototipe Blue Gene/L di IBM Rochester (Minnesota) telah menyusul Earth Simulator NEC sebagai komputer tercepat di dunia, dengan kecepatan 36,01 TFLOPS, mengalahkan Earth Simulator yang memiliki kecepatan 35,86 TFLOPS. Mesin ini kemudian mencapai kecepatan 70,72.
Pada 24 Maret 2005, Departemen Energi AS mengumumkan bahwa Blue Gene/L memecahkan rekor komputer tercepat mencapai 135,5 TFLOPS. Hal ini dimungkinkan karena menambah jumlah rak menjadi 32 dengan setiap rak berisi 1.024 node komputasi. Ini masih merupakan setengah dari konfigurasi final yang direncanakan mencapai 65.536 node.
Pada 27 Oktober, 2005, Lawrence Livermore National Laboratory dan IBM mengumumkan bahwa Blue Gene/L sekali lagi telah menciptakan rekor dengan mengalahkan rekornya sendiri setelah mencapai kecepatan 280.6 TFLOPS.

Sumber :




Minggu, 19 Juni 2016

Program Transformasi Star <> Delta Menggunakan Procedure Pada Pascal

Aplikasi yang saya buat ini bertujuan untuk menghitung transformasi delta-star.Terdapat 2 pilihan cara perhitungan yaitu perhitungan pertama membutuhkan input R1, R2, R3 dengan rumus untuk mencari star-delta yaitu Ra = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R3 ; Rb = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R2 ; Rc = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R1. Untuk perhitungan kedua membutuhkan input Ra, Rb, Rc dengan rumus untuk mencari delta-star yaitu R1 = Ra*Rb / (Ra + Rb + Rc) ; R2 = Ra*Rc  / (Ra + Rb + Rc) ; R3 = Rb*Rc  / (Ra + Rb + Rc).

FLOWCHART 



LISTING PROGRAM





TAMPILAN ANTARMUKA PROGRAM



Rabu, 15 Juni 2016

Jawaban Soal V-class Teknik Mikroprosesor

Soal V-class ke-1:
Jelaskan spesifikasi register yang terdapat dalam Prosesor intel core i3
Jawab:

            Register adalah memori berukuran sangat kecil dengan kecepatan akses sangat tinggi.
Register digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses, sementara
itu data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran diproses akan disimpan dalam main memory. [1]

Berikut adalah contoh register pada prosesor: 


Intel Core i3: 

Spesifikasi Prosesor Intel core i3: [2]

Selasa, 31 Mei 2016

Menghitung Transformasi Star <> Delta Dengan PASCAL ( Function )

Aplikasi yang saya buat ini bertujuan untuk menghitung transformasi delta-star.Terdapat 2 pilihan cara perhitungan yaitu perhitungan pertama membutuhkan input R1, R2, R3 dengan rumus untuk mencari star-delta yaitu Ra = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R3 ; Rb = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R2 ; Rc = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R1. Untuk perhitungan kedua membutuhkan input Ra, Rb, Rc dengan rumus untuk mencari delta-star yaitu R1 = Ra*Rb / (Ra + Rb + Rc) ; R2 = Ra*Rc  / (Ra + Rb + Rc) ; R3 = Rb*Rc  / (Ra + Rb + Rc).


FLOWCHART :



LISTING PROGRAM :



TAMPILAN ANTARMUKA PROGRAM :




Selasa, 12 April 2016

Menghitung Transformasi Star<>Delta Menggunakan PASCAL

Aplikasi yang saya buat ini bertujuan untuk menghitung transformasi delta-star.Terdapat 2 pilihan cara perhitungan yaitu perhitungan pertama membutuhkan input R1, R2, R3 dengan rumus untuk mencari star-delta yaitu Ra = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R3 ; Rb = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R2 ; Rc = (R1*R2 + R2*R3 + R1*R3)/R1. Untuk perhitungan kedua membutuhkan input Ra, Rb, Rc dengan rumus untuk mencari delta-star yaitu R1 = Ra*Rb / (Ra + Rb + Rc) ; R2 = Ra*Rc  / (Ra + Rb + Rc) ; R3 = Rb*Rc  / (Ra + Rb + Rc).


FLOW CHART :




SOURCE CODE :

Sabtu, 19 Maret 2016

TRANSFORMASI STAR <> DELTA DENGAN VISUAL BASIC


Struktur navigasi program untuk mentransformasikan nilai star <> delta menggunakan visual basic :



Coding visual basic :


Private Sub Command1_Click()
        Label1 = (((X * Y) + (X * Z) + (Y * Z)) / Y)

        Label2 = (((X * Y) + (X * Z) + (Y * Z)) / X)

        Label3 = (((X * Y) + (X * Z) + (Y * Z)) / Z)
     
        Label4 = (Int(Label1) * Int(Label3)) / (Int(Label1) + Int(Label2) + Int(Label3))

        Label5 = (Int(Label2) * Int(Label3)) / (Int(Label1) + Int(Label2) + Int(Label3))

        Label6 = (Int(Label1) * Int(Label2)) / (Int(Label1) + Int(Label2) + Int(Label3))
End Sub

Private Sub Command2_Click()
        Label1 = (Int(X) * Int(Z)) / (Int(X) + Int(Y) + Int(Z))

        Label2 = (Int(Y) * Int(Z)) / (Int(X) + Int(Y) + Int(Z))

        Label3 = (Int(X) * Int(Y)) / (Int(X) + Int(Y) + Int(Z))

        Label4 = ((Int(Label1) * Int(Label2) + Int(Label1) * Int(Label3) + Int(Label2) * Int(Label3)) / Int(Label2))

        Label5 = ((Int(Label1) * Int(Label2) + Int(Label1) * Int(Label3) + Int(Label2) * Int(Label3)) / Int(Label1))

        Label6 = ((Int(Label1) * Int(Label2) + Int(Label1) * Int(Label3) + Int(Label2) * Int(Label3)) / Int(Label3))
End Sub

Private Sub Command3_Click()
        X = ""

        Y = ""

        Z = ""

        Label1 = ""

        Label2 = ""

        Label3 = ""

        Label4 = ""

        Label5 = ""

        Label6 = ""
End Sub

Private Sub Command4_Click()
End
End Sub


Contoh aplikasi :



Minggu, 31 Januari 2016

Proposal Bisnis


Proposal Bisnis





Nama Perusahaan           : ARDZ69
Alamat                              : JL. xxxxxxxxxx no.xx , kec.xxxxxxx , kota xxxxxxx
Telepon                             : 69xxxxxxx


PRODUK

Seiring dengan kurangnya keamanan pada alat-alat elektronik, banyak masyarakat terluka karena sengatan listrik. Baik itu tegangan rendah maupun tegangan rendah. Contoh sederhana, steker (colokan kabel arus listrik atau electrical plug) yang sering digunakan untuk menjalankan mesin atau barang elektronik yang berada di rumah, masih sering memercikan listrik. Sehingga menyebabkan orang yang memegang steker, walaupun tidak secara langsung, tersengat arus listrik. Sel Steker (Save and Slim Steker) merupakan tipe baru dari bentuk steker. Selain aman dalam penggunaannya, juga bentuknya sangat modern dan futuristik, serta menghemat ruang dalam rumah steker. Berbeda dengan steker yang ada selama ini, yang membutuhkan ruang cukup untuk menyimpan terminal dan rumah steker. Sedangkan pada Sel Steker, anak-anak pun bisa memasang tanpa ada rasa takut tersengat.

Tujuan
Adapun tujuan dari produk ini adalah :
  • a.      Memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat penggunaalat-alat elektronik.
  • b.       Menjaga dan Melindungi lingkungan. Dengan cara menghemat tenagalistrik.

Misi dan Visi
Visi :
  • a.       Memberi keamanan dari bahaya kesetrum

Misi :  
  • a.       Menjaga kualitas
  • b.      Memberikan harga produk yang terjangkau oleh masyarakat
  • c.       Menghindari bahaya kesetrum
  • d.      Dapat berkembang dan berinovasi


Sasaran
  • a.       Pembeli Individu (Yang membutuhkan kenyamanan dan keamanan lebih pada alat-alat elekronik).
  • b.      Distributor / Toko elektronik


Sekilas Perusahaan
ARDZ69 adalah perusahaan peralatan keamanan elektronik (electrical safety).

Kepemilikan Perusahaan
ARDZ69 adalah perusahaan yang dimiliki oleh Angga Ardhya.

Lokasi dan Fasilitas Perusahaan
ARDZ69 berlokasi di Jl. xxxxxxxx No.xx.

ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

Trend Perkembangan Pasar Permintaan pasar untuk produk ini belum teridentifikasi, berapa kebutuhan pasar pada saat ini. Namun, kami tidak putus asa. Sector pemasaran masihluas. Saat ini, banyak masyarakat yang sedang atau akan membangun rumah baru mereka. Kami mempromosikan Sel Steker pada beberapa media, sepertiIklan Televisi, Iklan Radio, Iklan Baris Online, Media Cetak.

Strategi Pemasaran
·         Pengembangan Produk
Perubahan disain sesuai mode yang berlaku/trend, peningkatankualitas bahan dan cetakan.
·         Pengembangan Wilayah
Pemasaran akan direncanakan untuk menjajaki ekspor ke seluruh Asia Tenggaradan perluasan wilayah pemasaran dengan menjalin kerjasama dengan pegusaha / distributor/ toko elektronik di seluruh Indonesia.

Kegiatan Promosi
·         Promosi Penjualan
  • a.       Produk Sampel
  • b.      Intensifikasi pameran dagang / bazaar / pasar malam.
  • c.       Jaminan Produk 

·         Iklan
  • a.       Brosur/Daftar Harga
  • b.      Media Iklan Televisi, Iklan Radio, Iklan Baris Online, MediaCetak.
  • c.       Masuk di Direktori Bisnis tahunan / Yellow Pages
  • d.      Selebaran

·         Personal Selling
  • a.       Lobbying
  • b.      Presentasi Produk 

Strategi Penetapan Harga
Harga disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat lapisanmenengah ke bawah. Dengan tingkat inflasi 10%

RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

STRATEGI PEMASAN
  • ·         Membuat sampel desain produk untuk di presentasikan ke para distributor/individu
  • ·         Pembuatan iklan di media cetak, brosur untuk di bagikan kepada orang tua jaringan WKRI
  • ·         Memberikan diskon khusus dan voucher setiap pembelian diatas 20 potong pakaian
  • ·         Memberikan sponsor kegiatan di sekolah TK dan SD
  • ·         Pengembangan wilayah distribusi pemasaran ke daerah samosir dan dairi
  • ·         Kerjasama dengan eksportir untuk pengiriman barang ke luar negeri

STRATEGI PRODUKSI
  • ·         Perbaikan desain sesuai dengan mode yang trendy
  • ·         Pembelian mesin garment untuk peningkatan kapasitas produksi
  • ·         Peningkatan produktivitas tenaga kerja

STRATEGI ORGANISASI DAN SDM
  • ·         Perubahan struktur manajemen dan organisasi
  • ·         Penarikan tenaga kerja
  • ·         Pelatihan tenaga kerja yang sudah ada

STRATEGI KEUANGAN
  • ·         Penambahan investasi modal untuk pengembangan usaha
  • ·         Mencari investor / joint ventura untuk pengembangan dan perluasan usaha
  • ·         Pengendalian sistem keuangan


ORGANISASI
Perusahaan kami terdiri dari lima divisi:

1.      Divisi Produksi
  • ·         Kepala Produksi (Bertanggung jawab dalam menghasilkan produk yang berkualitas)
  • ·         Product designer
  • ·         Programmer

2. Divisi Keuangan dan Manajemen
  • ·         Kepala keuangan dan manajemen (Bertanggung jawab dalam menyediaan dana produksi dan operasional)
  • ·         Akuntan
  • ·         Administrasi

 3. Divisi Operasional dan Pemeliharan
  • ·         Kepala operasional dan pemeliharaan (Bertanggung jawab dalam penyediaan dan memelihara perlengkapan kerja)
  • ·         Teknisi

OB
 4. Divisi Pemasaran
  • ·         Kepala pemasaran (Bertanggung jawab dalam penjualan produk dan promosi)
  • ·         Humas
  • ·         Sales

5. Divisi RnD
  • ·         Kepala RnD (Bertanggung jawab dalam Riset dan Development)
  • ·         Riset
  • ·         Development
Estimasi Biaya

  • ·         Polyethylene = Rp.xxx,-
  • ·         SNI 04-3234-1992 = Rp.xxx,-
  • ·         Total Pembuatan = Rp xxx,-

Biaya Operasional
  • ·         Sewa Gudang 1 lantai selama lima tahun
  • ·         Listrik selama setahun
  • ·         Telepon dan internet selama setahun
  • ·         Perlengkapan kantor setahun
  • ·         Perlengkapan produksi setahun

Total biaya operasional = Rp xxx,-
Total biaya keseluruhan = biaya produksi + biaya operasional
Rp xxx,- + Rp xxx,- = Rp xxx,-

Keuntungan
Pendapatan – Total biaya = keutungan
Rp xxx,- - Rp xxx,- = Rp xxx,-

Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C = Pendapatan / Total Biaya
Rp xxx,- / Rp xxx,- = xxx

R/C sebesar xxx menunjukkan bahwa usaha tersebut masih layak dilakukan. Artinya dari setiap modal Rp x,- yang dikeluarkan akan menghasilkan keuntungan.

Break Event Point (BEP)
BEP Produksi = Total Biaya / Harga Jual
Rp xxx,- / Rp xxx,- = xxx/buah

BEP Harga = Total Biaya / Total Produksi
Rp xxx,- / xxx = Rp xxx,- / buah

Angkat tersebut menunjukkan bahwa investasi akan berada dalam titik impas jika dalam setahun mampu menjual produk sebanyak xxx buah/tahun dan tingkat harga jual Rp xxx,-/buah.